Diam..........
Diam..........
Diam..........
ku terdiam memandang lika liku kehidupan
Merenung, meratapi, bahkan terkadang berpikir meninggalkan kehidupan
semua sibuk dan bahkan tersibukan dengan ambisi
arus kehidupan membawa aku dalam ketiadaan
nurani menangis diantara tebing terjal tak terpatahkan
kuperhatikan si kaya dengan congkaknya bersikap
tak elaknya si miskinpun berjalan dengan congkaknya
hanya aku disini diam membisu tak tau kemana melangkah
hanya sirah Illahi menjadi petunjuk diri
melangkah selangkah demi selangkah
walau terkadang terhempas ke belakang
kembali harus ku meniti jalan yang kemarin
titian demi titian kulewati
sampaikah aku...
selamatkah aku..
hanya takdir yang kan menuntunku.
No comments:
Post a Comment