Riuh ramai terdengar namun sepi dalam hati tanpa bayangan
terdiam tidak berubah melangkah tidak berjalan
rasakan hati yang penuh asa tertekan
menanam buah dengan hasil yang telah dipinjamkan
masalah satu, dua, tiga dan seterusnya
merampas haknya sang rohani menembus batas dari asa
terpuruk dalam lembah yang tak tahu arah yang tercipta
hanya meratap meminta pada sang penguasa
berbaju baru dalam dunia baru
bersikap baru bersifat lama tanpa ada yang tahu
kembali ke masa kejayaan yang sempat sirna di masalalu
tapi.. apakah badai ini akan cepat berlalu
Pujaan hati tambatkan rasa dalam diri
Berikan janji suci yang berharap terjadi
Mengejar asa pasti dalam buaian mimpi
Tertinggal pergi menangis sendiri
Kubangkit berdiri melangkah pasti
Kubuang semua yang tertanam dalam hati
Meraih mimpi habiskan asa diri
Hadirkan mimpi yang tak mungkin terjadi
Puisi kehidupan, Harta, Tahta, Cinta, Duka dan Bahagia Tertuang dalam bahasa karya, sebuah asa dalam titik titik bait bait kata
afterads
Tuesday, 15 December 2015
Thursday, 22 October 2015
Keindahan dan Kebohongan
Keindahan Dan Kebohongan
Berdiri tegak dalam diam, duduk terpaku melawan asa
Keindahan hadirmu menggugah jiwaku obati bathinku
Walau terkadang jiwa menangis pilu karena kebohongan
Kurengkuh asa mencoba berlari, walau terkdang rapuh
Kupercayakan hati ini kepadamu
kurebahkan jiwa ini padamu
ketika tanda tanda kebohongan itu hadir akupun terkulai
bungaku seakan tak bisa mekar merekah
rinduku selalu hadir disetiap hadirku
sakitnya hati ini tersakiti karena ketidak jujuran
berusaha sabar dan sholat itu yang diajarkan agama
bilakah kau disampingku
Berdiri tegak dalam diam, duduk terpaku melawan asa
Keindahan hadirmu menggugah jiwaku obati bathinku
Walau terkadang jiwa menangis pilu karena kebohongan
Kurengkuh asa mencoba berlari, walau terkdang rapuh
Kupercayakan hati ini kepadamu
kurebahkan jiwa ini padamu
ketika tanda tanda kebohongan itu hadir akupun terkulai
bungaku seakan tak bisa mekar merekah
rinduku selalu hadir disetiap hadirku
sakitnya hati ini tersakiti karena ketidak jujuran
berusaha sabar dan sholat itu yang diajarkan agama
bilakah kau disampingku
Tuesday, 9 June 2015
Bidadari Surga
Bidadari Surga
Dingin malam menyapa penuh harapan
Terbesit terbayang kekasih yang tersayang
Rindu merasuk jiwa menusuk perlahan
Rasa ingin bersama dalam buaian
Bidadari surgaku yang selalu menungguku
Hadirkan kerinduan yang tak pernah sirna
Sebening embun kasihmu murni dalam relung hati
Seputih salju cintamu menusuk jiwa ku
Maafkan
Maafkan aku kasihku karena aku memujamu
Maafkan aku kasihku karena aku mendambamu
Maafkan aku kasihku karena aku merindumu
Maafkan aku kasihku karena aku butuhkanmu
Maafkan aku kasihku karena aku menyayangimu
Maafkan aku kasihku karena aku mencintaimu
Engkau bidadari surgaku kasihku
Engkaulah bidadari surgaku yang selalu kupanjatkan dalam doa
Engkaulah bidadari surgaku yang selalu mengisi hatiku
Engkaulah bidadari surgaku yang akan menemaniku
Engkaulah bidadari surgaku yang akan menjaga keyakinanku
Engkaulah bidadari surgaku yang akan mengingatkanku
Engkaulah bidadari surgaku yang akan membawa kebahagiaanku
Engkaulah bidadari surgaku yang membawa kita ke syurga
Kasihku hanya untukmu aku merindu
Cintaku hanya untukmu aku tercipta
Beribu hati singgah dan pergi
Tetapi hanya engkaulah bidadari surgaku
Cintaku hanya untukmu
Penantian Kekasih
Penantian Kekasih
Kubersujud dan ucapkan syukur atas hadirnya dirimu
Dirimu penyejuk jiwa pelepas dahaga kasih
Pesonamu terpancar bak mentari sinari alam
Namamu terukir dalam hatiku dan kian bertasbih
Kebahagiaanmu adalah kebahagiaanku kasih
Kesedihanmu adalah kesedihanku pula kasih
Walau jarak dan waktu yang belum bersatu
Torehkan rindu yang tiada menentu
Kasihmu tulus murni tak lekang waktu
Cintamu suci tanpa noda berpadu
Sinar matamu pancarkan cahaya tanpa ragu
Biaskan asa yang selalu merindu
Bilakah masa itu kan menyapa
Dalam ikatan sakral mengharu biru
Berikan arah baru dalam janji suci
Menuju surga dunia dan ukhrowi
Subscribe to:
Comments (Atom)