Dulu aku terusik akan hadirnya dirimu
Dulu aku merasakan hilangnya kebebasan
Dulu aku tidak mau habiskan waktuku untukmu
Dulu aku menganggap mudah segala sesuatu tentangmu
Kini Aku inginkan dirimu mengusik hariku
Kini Aku inginkan belenggu darimu
Kini aku inginkan waktuku semua untukmu
Kini Aku merasakan susahnya bersua dirimu
Puisi kehidupan, Harta, Tahta, Cinta, Duka dan Bahagia Tertuang dalam bahasa karya, sebuah asa dalam titik titik bait bait kata
afterads
Wednesday, 25 July 2012
Monday, 13 February 2012
Bayangmu
Bayangmu
Kadang rasa itu muncul dan hancurkan hati ini
Teteskan air mata kepedihan
Dalam hasrat cinta yang sedang membara
Kau tinggalkan aku di lembah kebagaiaan.
Mengapa aku merasa bersalah
Mengapa aku merasa sepi
Mengapa semua serasa hampa
Mengapa semua begitu menyayat rasa
Semua tentangmu sayangku
Saat ini serasa cintaku di puncak keindahan
Tapi semua berlalu ...
Berlalu pergi tinggalkan semua yang ada
Aku menangis dalam kerinduan
Aku menangis dalam kehilangan
Aku menangis dalam kesepian
Aku menangis mencari bayangmu
Harapkan titik harapan
Temukan asa dalam bayangan.
Kadang rasa itu muncul dan hancurkan hati ini
Teteskan air mata kepedihan
Dalam hasrat cinta yang sedang membara
Kau tinggalkan aku di lembah kebagaiaan.
Mengapa aku merasa bersalah
Mengapa aku merasa sepi
Mengapa semua serasa hampa
Mengapa semua begitu menyayat rasa
Semua tentangmu sayangku
Saat ini serasa cintaku di puncak keindahan
Tapi semua berlalu ...
Berlalu pergi tinggalkan semua yang ada
Aku menangis dalam kerinduan
Aku menangis dalam kehilangan
Aku menangis dalam kesepian
Aku menangis mencari bayangmu
Harapkan titik harapan
Temukan asa dalam bayangan.
Subscribe to:
Comments (Atom)