Puisi kehidupan, Harta, Tahta, Cinta, Duka dan Bahagia Tertuang dalam bahasa karya, sebuah asa dalam titik titik bait bait kata
afterads
Monday, 21 August 2017
Busur Cinta
kurebahkan tubuhku dalam empuknya kasur kamarku
Kunikmati lelah yang merasuk dalam jasmaniku
Kupandangi langit langit kamar yang membisu
Seketika bayang wajahmu menerpa lamunanku
Rindu adalah asa yang menyeruak kedalam pikiranku
Membawa diri menembus hatimu merasuk sukmaku
Sesaat terdiam tak berkata, tatkala matamu menembus jiwaku
kulihat jelas indah matamu berbinar membawa asaku
Kusadari apalah aku dalam hidupmu
Asa ini hanya singgah mengisi relung hati
Melangkah pasti tapi kembali tertunduk malu
kuendapkan rasaku dalam sebuah bayang mimpi
Memang tidak mungkin kurengkuh dirimu
Perbedaan perbedaan ini menjadi pemisah antara kita
walau matamu menggambarkan hati ini adalah milikmu
Ku terpaku menunggu dirimu mendekat tuk mencinta
kutunggu dirimu lepaskan panah dari busur cintamu
kan kuterima dengan rasa bahagia dan suka cita
kuhempaskan perbedaan itu karena janjimu
wujudkan mimpi indah masa depan bahagia
Subscribe to:
Comments (Atom)